©2019 by Mejikuhibiniu

TENTANG KAMI

AWAL MULA

Mejikuhibiniu merupakan sebuah komunitas pendidikan berbasis relawan yang fokus pada pemberian pembelajaran formal bagi anak-anak. Komunitas ini lahir sebagai jawaban atas kenyataan terbatasnya kesempatan untuk mendapatkan pembelajaran tambahan di luar sekolah, khususnya bagi anak-anak yang secara ekonomi dan pendidikan memang masih harus dibantu secara kolektif. Nama Mejikuhibiniu sendiri merupakan singkatan berbagai spektrum warna dalam bahasa Indonesia yang berarti merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Nama ini dipilih karena kami percaya kumpulan spektrum warna adalah medium termudah untuk mengenalkan dunia pendidikan pada anak-anak.

Mejikuhibiniu didirikan pada 27 Oktober 2014 di Jakarta. Kegiatan belajar dan mengajar pertama kami dimulai pada 1 November 2014, bertempat di Jalan Probolinggo, Cikini. Di masa-masa awal pendirian, Mejikuhibiniu hanya diperbantukan 3 tenaga pengajar yang tidak lain merupakan para pendiri komunitas ini dan 7 anak didik dengan fokus pembelajaran yang ditekankan pada aspek membaca, menulis, dan menghitung. Untuk memulai setiap kegiatan, area yang kami gunakan pada saat itu adalah sudut kecil dekat trotoar yang biasa digunakan sebagai tempat untuk menyimpan potongan pepohonan yang tumbang di sekitar Cikini dan Gondangdia. Meski dengan segala keterbatasan dari sisi jumlah pengajar dan fasilitas pendukung  tersebut, kami tetap bertahan dan tidak berhenti untuk terus menyebarkan semangat kebaikan agar tidak lenyap begitu saja. 

Tanggal 14 Februari 2017, Mejikuhibiniu menjadi komunitas pertama yang diberikan kepercayaan untuk memiliki 'atap' di RPTRA Gondangdia. Sebuah ruang publik terpadu ramah anak yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, letaknya tidak jauh dari tempat kami biasa melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Seiring berjalannya waktu, saat ini Komunitas Mejikuhibiniu memiliki 181 anak didik dengan dukungan 47 relawan yang merupakan pengajar dan pengurus harian komunitas.​

 

TUJUAN YANG INGIN DICAPAI

 

Mejikuhibiniu memiliki 6 pilar yang menjadi pedoman dasar komunitas, yaitu: tanggung jawab, disiplin, kerja tim, kepedulian, proaktif, dan rasa saling memilki.

Lewat pilar-pilar tersebut, tujuan yang ingin kami capai adalah terciptanya komunitas yang mampu melahirkan anak-anak yang gemar belajar, bekerja, berusaha, dan berkarya sehingga terwujud anak-anak yang kreatif, mandiri, memahami nilai-nilai universal pendidikan, serta mampu menghadapi tantangan global.

Lebih jauh lagi, kami ingin terus berkontribusi untuk memberikan pembelajaran tambahan tak berbayar untuk anak-anak dalam lingkup pendidikan formal, melibatkan sebanyak mungkin individu-individu yang peduli terhadap pendidikan anak, dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan dari kehadiran para individu tersebut.

TEMPAT DAN WAKTU KEGIATAN

 

Kegiatan belajar mengajar kami diselenggarakan di RPTRA Gondangdia setiap Sabtu, pukul 14.00 - 17.30.

 

DAMPAK YANG TELAH DIHASILKAN

Dalam jangka pendek, sulit untuk mengukur apa dampak yang secara nyata sudah kami berikan saat ini. Kami menyadari bahwa bentuk kegiatan kami yang merupakan komunitas, dipusatkan di satu area, dan dilakukan satu kali setiap pekan membuat tak banyak ruang gerak untuk betul-betul membuat perubahan dalam skala besar. Pendidikan sendiri merupakan sebuah aspek yang mesti dikerjakan secara bersama, berkelanjutan, dan melibatkan banyak elemen masyarakat serta pemangku kepentingan. 

 

Meskipun demikian, tentunya ada mimpi dan berbagai tujuan yang ingin kami dapatkan melalui beragam program kami selama kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kami menyusun target yang disesuaikan dengan usia dan kapasitas anak-anak didik kami. Lebih dari itu, kami terus berupaya untuk selalu fokus pada peningkatan kesadaran anak-anak didik kami dan orang tua murid akan pentingnya peran pendidikan di jaman teknologi seperti sekarang ini. Pendidikan merupakan kunci terbukanya jutaan peluang meraih kesuksesan di masa mendatang, memberikan kesempatan untuk merubah taraf hidup yang lebih layak, dan mengentaskan masalah-masalah fundamental kehidupan seperti kemiskinan. Kelak kami percaya bahwa semua hal yang telah mereka pelajari tersebut akan menuai hasil positif bagi hidup mereka.

Mengutip pernyataan Prof. Yohannes Surya bahwa tidak pernah ada anak-anak yang bodoh, yang ada hanya anak-anak yang tidak pernah mendapat kesempatan belajar dari pengajar terbaik dan metode yang benar. Di Mejikuhibiniu, kami berusaha untuk membuktikan bahwa pernyataan tersebut benar. Dan keyakinan tersebut terjawab sepanjang tahun 2017 hingga 2018 ketika setidaknya ada 5 anak-anak didik kami di Kelas SMA yang berhasil mendapatkan beasiswa untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris yang disediakan oleh Kedutaan Besar Inggris Raya di Jakarta. Beasiswa ini merupakan bentuk kerjasama Kedutaan Besar Inggris Raya dengan Yayasan Euro Management untuk membantu pendidikan anak-anak muda potensial di Indonesia, khususnya dalam hal kemampuan berbahasa asing. Hal ini setidaknya bisa menjadi bukti konkrit bahwa kehadiran Mejikuhibiniu membawa dampak yang positif bagi anak-anak didik kami untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak.

 

Semangat inilah yang telah, sedang, dan akan menjadi kontribusi Komunitas Mejikuhibiniu untuk lingkungan sekitar. Lewat komunitas ini, kami berusaha mencontohkan bahwa setiap individu bisa bermanfaat lebih untuk orang lain. Karena tanpa kesadaran tersebut, cita-cita keadilan sosial tidak akan pernah bisa terwujud.